Pantai Utara Subang Alami Keterlambatan Masa Tanam

TEMPO Interaktif, Subang:Agus Taruna, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, saat dihubungi Tempo, Rabu (11/3), mengatakan, ribuan areal sawah yang mengalami penundaan masa tanam itu terdapat di Kecamatan Pusakanagara, Blanakan dan Legon Kulon.

Menurut Agus, para petani sebetulnya sudah menanami sawahnya pada periode Januari lalu. Tetapi, karena rendaman banjir, maka tanaman padi mereka hancur dan dinyatakan puso. Akibatnya para petani rata-rata mengalami kerugian Rp.1,5 juta per hekatrenya.

Untuk menolong para petani, Agus melanjutkan, pihaknya telah mengajukan pengadaan benih gratis ke pemerintah provinsi Jawa Barata dan Departemen Pertanian. "Ya mudah-mudahan ada respon segera dan semuanya kebagian," katanya.

Sepanjang musim rendeng 2009, Kabupaten Subang menargetkan areal tanaman padi seluas 95 ribu hektare dengan target produksi sebanyak 1,1 juta ton gabah kering pungut. Agus optimistis bisa merealisakikan target produksi sebanyak itu, meskipun 1.770 hekatre di antaranya mengalami keterlambatan masa tanam.

NANANG SUTISNA