Bank Pembangunan Dunia Diminta Bantu Pembiayaan Negara Berkembang

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah berencana meminta bank-bank pembangunan dunia mengucurkan dana bantuan pembiayaan ke negara berkembang sebesar US$ 150 miliar pada pertemuan G-20 di London, Jumat-Ahad pekan ini. Pasalnya, pembiayaan negara berkembang diperkirakan turun US$ 300-400 miliar akibat krisis keuangan global saat ini.

Bank-bank itu antara lain, World Bank, Asian Development Bank, Inter American Development Bank, African Development Bank, dan Islamic Development Bank. "Dalam G-20 akan kami propose (usul) bagaimana peranan bank pembangunan itu bisa meningkatkan jumlah lending (pinjaman)," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kantornya, Rabu (11/3).

Menurutnya normalisasi ini juga sedang diupayakan oleh para menteri keuangan di negara-negara berkembang lainnya. Apalagi, saat ini peningkatan aliran modal ke emerging market sedang terhambat.

Penyebabnya, persepsi perusahaan-perusahaan menjadi tidak sehat akibat likuiditas dolar Amerika Serikat ke sektor swasta menurun tajam. "Ini yang menyebabkan kenapa global economic outlook pasti akan menurun," ujar dia.

WAHYUDIN FAHMI