Peringkat Ecxelcomindo Turun
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemeringkat Efek Indonesia menurunkan peringkat PT Excelcomindo Pratama Tbk dan obligasinya dari idAA- ke idA dengan outlook stabil. "Penurunan ini karena struktur permodalan Excelcomindo lebih agresif," kata analis Pemeringkat Niken Indriarsih dan Vonny Widjaja dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (18/3).
Pemeringkat menurunkan level Excelcomindo juga karena alasan lainnya, yakni resiko fluktuasi mata uang asing yang lebih tinggi dan persaingan yang ketat dalam sektor telekomunikasi nirkabel. Untungnya, perusahaan masih didukung pertumbuhan sektor yang kuat, posisi pasar yang stabil, dan kuatnya tingkat kelayakan kredit (creditworthiness) pemegang saham mayoritas.
Sebagai informasi, obligasi yang diberi peringkat ialah obligasi senilai Rp 1,5 triliun yang diterbitkan perseroan pada 2007.
Sejauh ini, Excelcomindo adalah operator seluler terbesar ketiga di Indonesia setelah Telkomsel dan Indosat. Hingga akhir tahun lalu, pemegang saham utamanya ialah Indocel Holding Sdn. Bhd (83,8 persen) dan Emirates Telecommunications Corporation International Indonesia (15,97 persen).
BUNGA MANGGIASIH