KLA Project Bidik Penggemar Baru

TEMPO Interaktif, Jakarta:Keluarnya album KLa Project yang terbaru, Kla Project Return, setelah sekian lama tak mengeluarkan album membuat Lilo atau Romulo Radjadin, personel Kla Project merasa seperti pertama kali mengeluarkan album. Apalagi sejak berubah ditangani label indie, Lilo mengaku lebih sering menghabiskan waktu bersama kedua rekannya, Katon Bagaskara dan Adi Adrian.

“Rasanya seperti dua puluh tahun lalu, sama-sama pergi satu bus untuk melakukan promosi. Apalagi sejak pindah label menjadi indie, semua harus dilakukan sendiri,” ujar Lilo, seusai acara launching ANTV Fantast16, Rabu, (18/3). 

Menurut Lilo, mereka baru menyelesaikan syuting video klip pertamanya “Someday”. Melalui “Someday” Kla Project bermaksud mencari penggemar baru berusia 15-19 tahun. Pasalnya penggemar mereka yang dahulu berusia 15-19 tahun sekarang sudah menginjak usia dewasa. “Untuk bertahan sebagai band indie hingga tiga sampai lima tahun lagi, kami butuh penggemar baru,” ujar Lilo.

Lilo menjelaskan alasan Kla Porject pindah menjadi label indie karena melihat banyak band-band besar yang berasal dari jalur indie, seperti U2. Kreativitas dari Kla Project juga lebih bebas tersalurkan ketika berada di label indie. “Lagipula dengan indie, pembagian keuntungan lebih besar daripada ketika di bawah major label,” tambah Lilo.

Untuk album terbarunya ini, menurut Lilo, ia bersama reka-rekannya juga ikut merogoh kocek pribadinya. “Sebenarnya kami menombok untuk memperbaiki kualitas. Bukan kali ini saja kok kami menombok, tapi semua album kami yang lain juga begitu. Untung balik modal” ujar Lilo sembari berkelakar. 

ANGGY ANINDITA