Kompetisi Ditunda, Persija Terancam Ditinggal Sponsor
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ditundanya penyelenggaraan Liga Super Indonesia selama masa kampanye dan pemilihan umum membuat Persija Jakarta ditinggalkan sponsornya. Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sucipto mengatakan penundaan kompetisi bisa membuat para sponsor berpikir ulang untuk melakukan kerja sama.
“Bahkan kami bisa saja kehilangan sponsor karena mereka tidak percaya pada kepastian hukum dan penyelenggaraan Liga,” kata Bambang ketika dihubungi Tempo, Jumat (20/3).
Bambang mengatakan Persija juga bisa terkena penalti dari sponsor terkait penundaan pertandingan tersebut. Meski begitu, menurut Bambang, sampai ini belum ada surat peringatan atau permintaan ganti rugi dari sponsor yang datang ke Persija. “Kami juga tidak mau itu terjadi,” katanya.
Selama musim kompetisi berjalan, Persija telah mendapat beberapa sponsor diantaranya dari Bank DKI dan Diadora. Saat ini Bambang mengatakan pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa calon sponsor, diantaranya Yamaha, Alfa Mart dan Allianz. “Kami masih membicarakan peluang kerja samanya,” kata Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya bisa menjamin keamanan jika kompetisi berlangsung dan Persija menjadi tuan rumah. “Selama ini, sebelas kali jadi tuan rumah cukup aman, kok,” katanya.
GABRIEL WAHYU TITIYOGA





