Topik
Perbaikan Jalan Tangerang Selatan Ditargetkan Rampung 2010
TEMPO Interaktif, Tangerang: Pemerintah Kabupaten Tangerang selaku pemerintahan induk Kota Tangerang Selatan menargetkan perbaikan infrastruktur di kota baru itu akan rampung pada 2010.
”Saat ini masih sekitar 20 persen lagi yang belum diperbaiki,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang, Ahad 22/3.
Dedi menjelaskan konstruksi jalan di Kota Tangerang nantinya akan dibetonisasi yang dilanjutkan dengan lapis aspal sehingga menjadi kuat dan tahan lama. “Namun penambahan lapis aspal ini membutuhkan biaya banyak, tergantung kebijakan pemerintahan Kota Tangerang Selatan,”kata Dedi.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan tetap bekerja sama dengan pemerintah daerah induk Kabupaten Tangerang dalam pembangunan infrastruktur jalan. Itu termasuk ruas jalan berlokasi di Kelurahan Ciater dan Buaran, Kecamatan Serpong, yang tengah dikerjakan. Prasarana perhubungan di dua kelurahan itu memang sudah tidak layak dilalui. Kerusakannya parah, sehingga saat musim hujan berubah menjadi genangan air.
Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh M.T mengatakan anggaran perbaikan jalan tersebut dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2009 Kabupaten Tangerang. Perbaikannya, lanjut dia, sangat mendesak lantaran sangat dibutuhkan masyarakat sekaligus akses utama menuju kawasan pusat pemerintahan kota sementara di kantor Kecamatan Pamulang.
Pemerintahan transisi di Tangerang Selatan, kata Shaleh, memfasilitasi kerja sama antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Kabupaten Tangerang. Dalam hal ini, provinsi menyumbang alat-alat berat dan pekerjanya, sedangkan daerah induk menyumbang barang-barang materialnya. "Ya, inilah sinergi yang kami kembangkan antara kedua daerah,” ungkap Shaleh.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Eddy Adolf Nicolas Malonda menyebutkan perbaikan jalan Ciater-Buara sepanjang 1,7 kilometer langsung digarap sehari setelah pelantikan Sekertaris Daerah dan pejabat eselon II dan III. ”Tujuannya tak lain meningkatkan pelayanan terhadap publik karena sudah bertahun-tahun rusak tanpa perbaikan. Padahal anggaran pemeliharaannya dialokasikan di Kabupaten Tangerang,” katanya.
JONIANSYAH
Web via