Infografis
Investor Minta Pemilu Berlangsung Damai
TEMPO Interaktif, Jakarta: Para investor dan pengusaha asing menekankan pentingnya pemilihan umum berlangsung damai agar kondusif bagi iklim investasi.
Para pengusaha menyambut baik ajakan pemerintah untuk tetap melanjutkan investasi meskipun sedang dalam masa pemilihan umum. "Penting sekali pemilihan umum berlangsung aman," kata James Castle, Ketua American Chambers of Commerce, di kantor Presiden, Selasa (24/3).
Para pengusaha ini juga bersedia bekerjasama dengan pemerintahan baru yang terbentuk setelah pemilu. "Kami akan bekerja sama dengan siapa saja yang dipilih rakyat Indonesia," katanya. "Kami berharap kerjasama ini dapat terus dilanjutkan."
James menegaskan pentingnya pemilihan umum yang damai, terbuka dan adil. Hasilnya juga harus diterima oleh masyarakat. Sebagai investor, kata dia, pihaknya telah berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah. "Saya yakin investor-investor asing baik dari Jepang, Eropa atau manapun lebih senang berada di Indonesia. Kami percaya Indonesia adalah tempat yang baik bagi investor," ucapnya.
Dalam pidatonya, Presiden Yudhoyono meminta para investor asing ini tidak ragu-ragu berinvestasi di Indonesia dalam masa pemilihan umum ini. Presiden menjamin penyelenggaraan pemilu tidak akan mengganggu iklim investasi dan dunia bisnis. "Pemilu akan berlangsung damai dan kondusif," kata Presiden.
Sebanyak 34 pengusaha asing yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Internasional Selasa sore bertemu Presiden Yudhoyono di Istana Merdeka. Mereka didampingi pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia, antara lain M.S. Hidayat. Sementara Presiden didampingi menteri-menteri bidang ekonomi.
NININ DAMAYANTI