Pemerintah Batasi Impor Beras

TEMPO Interaktif, Mataram: Pemerintah membatasi beras impor untuk kebutuhan hotel. Karena produksi beras nasional untuk konsumsi melebihi 3 juta ton dan memenuhi selera intenasional.

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sutarto Ali Moeso, di depan para pejabat Dinas Pertanian 17 provinsi wilayah timur Indonesia di Sengggi Lombok, Selasa (31/3) malam.

"Konsumen hotel supaya menyesuaikan. Karenanya hotel jangan lagi minta beras Thailand," katanya.

Menurutnya, pihak hotel harus memiliki kemauan untuk menyediakan produksi dalam negeri sendiri. Tidak harus melayani kebutuhan  orang luar negeri.

Target produksi padi Indonesia tahun 2009 adalah 63,5 juta ton gabah kering giling atau setara 36 juta ton beras.

Untuk kepentingan tanam padi, pemerintah menyediakan anggaran bantuan langsung benih unggul sebesar Rp 1,3 triliun yang peruntukannya untuk subsidi, bantuan langsung benih unggul dan cadangan benih nasional.

SUPRIYANTHO KHAFID