Topik
Penelitian Sebut Sinetron Indonesia Tak Berkualitas
TEMPO Interaktif, Jakarta:Koordinator Yayasan Sains, Estitika dan Teknologi Agus Sudibyo menyatakan program sinema elektronik (sinetron) di televisi tidak berkualitas.
Berdasarkan Penelitian Rating Publik III yang dilakukan Yayasan SET, Yayasan TIFA dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), kata Agus, program sinetron lemah dalam meningkatkan empati sosial, tidak memberikan model perilaku yang baik, banyak adegan kekerasan, dan tidak bebas pornografi.
Selain itu, ia melanjutkan, tema sinetron tidak relevan dengan kenyataan masyarakat, tidak ramah anak, tidak ramah lingkungan, bias gender, dan tidak berpihak pada kepentingan publik. "Sinetron hanya mampu menghibur saja," kata dia.
Penelitian itu mengikutsertakan 220 responden di 11 kota antara lain Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Batam, Pontianak, dan Palembang. Riset dilakukan dalam tiga periode waktu yaitu Maret 2008, Oktober 2008, dan Januari 2009.
REH ATEMALEM SUSANTI






Web via