Usaha dan Obligasi Summit Oto Finance Berprospek Stabil

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan PT Summit Oto Finance berperingkat idA+, sedangkan obligasi II/2007 milik perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor ini diberi peringkat idAAA.

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat idA+ terhadap rencana emisi obligasi III/2009 senilai Rp 500 miliar. "Seluruh peringkat tersebut mencerminkan prospek stabil," kata analis Pefindo, Hendro Utomo, dalam keterangannya, Minggu (5/4).

Peringkat perusahaan dan emisi obligasi III/2009 mencerminkan kuatnya dukungan Sumitomo Corporation sebagai pemegang saham pengendali, termasuk kuatnya tingkat kapitalisasi perusahaan dan posisi usaha yang stabil.

"Namun, peringkat itu dibatasi oleh potensi penurunan usaha akibat krisis keuangan global dan ketatnya persaingan di industri pembiayaan," ujar Hendro.

Terhadap obligasi II/2007, peringkat yang diberikan mencerminkan kemampuan kuat dari para penjamin emisinya. Pada obligasi ini, Sumitomo Mitsui Banking Corporation bertindak sebagai penjamin utama pokok dan bunga obligasi, dan Japan Bank for International Cooperation sebagai penjamin sekunder. "Jaminan sekunder hanya berlaku jika penjamin utama tidak mampu memenuhi komitmen," katanya.

Per 31 Deember 2008, saham Summit Oto Finance dimiliki oleh Sumitomo Corporation sebesar 85 persen, PT Summit Auto Group 4,4 persen, PT Sumitomo Indonesia 10 persen, PT Sinarmas Multiartha 0,3 persen, dan Djohan Marzuki (Direktur Utama Summit Oto) 0,3 persen.

WAHYUDIN FAHMI