Pesawat Fokker 27 Dalam Kondisi Layak Terbang

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menurut Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Marsekal Pertama Bambang Sulistyo, pesawat Fokker 27 dengan nomor registrasi A 2703 yang hari ini jatuh di Lapangan Udara Hussein Sastanegara, Bandung, Jawa Barat, dalam kondisi layak terbang.

"Pesawat dalam kondisi layak terbang dan sudah seuai prosedur dan tidak ditemukan kejanggalan," ujar Masekal Pertama Bambang Sulistyo dalam jumpa pers sore ini di Markas Besar TNI AU, Cilangkap, Jakarta.

Menurut Bambang Sulistyo penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun diduga kecelakaan akibat kondisi cuaca yang buruk. Pesawat jatuh dan meledak setelah melanggar hanggar milik PR Dirgantara Indonesia di Lapangan Udara Hussein Sastranegara dikarenakan hujan deras dan cuaca buruk sehingga mengganggu pandangan mata.

Menurut Bambang Sulistyo, Pesawat Fokker dengan nomor registrasi A 2703 itu merupakan pesawat buatan tahun 1975, sehingga telah berusia lebih dari 30 tahun.

"Pesawat TNI AU memang banyak yang berusia telah lebih dari 30 tahun," ujar Bambang Sulistyo.

Ada 24 korban yang tewas dalam kecelakaan ini, yang seluruhnya merupakan Prajurit Pasukan Khas TNI AU yang sedang melakukan latihan, yaitu 6 orang merupakan kru pesawat, 4 orang perwira pelatih dan 14 orang bintara.

Sampai berita ini diturunkan, baru 6 orang korban yang berhasil diidentifikasi, yaitu keenam kru pesawat, aitu Pilot Kapten Penerbangan Gede, Co-pilot Lettu Penerbang Yudo, Juru Teknik Pesawat Letda Dadang dan Letda Rachmat, dan kru pesawat Serda Bachtiar, dan Serda Karebet.

WAHYUW