Menteri Energi Kecewa Terhadap Konsorsium Donggi-Senoro

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengaku kecewa dengan sikap konsorsium Donggi-Senoro, Pertamina-Medco-Mitsubishi, yang bersikap seolah-olah pemerintah menahan transaksi jual-beli gas dengan calon pembelinya, Kansai Electric Power dan Chubu Electric Power.

"Mereka sendiri yang sepakat head of agreement selesai masa berlakunya pada 31 Maret lalu, tapi sekarang kenapa pemerintah yang disandera harus menyelesaikan persetujuan pada tanggal yang sama," ujar Purnomo di Jakarta, Kamis (9/4).

Ia mengatakan kesepakatan antara konsorsium dengan pembelinya merupakan transaksi B to B (Business to Business) yang tidak ada sangkut-pautnya dengan pemerintah.

Purnomo menilai kalau pemerintah memberikan sales appointed agreement dan authorization for expenditure lapangan gas Donggi-Senoro saat ini, akan bertentangan dengan keputusan sidang kabinet terbatas beberapa waktu lalu.

"Dalam rapat itu diputuskan gas Donggi-Senoro untuk domestik," katanya. "Kalau saya teken persetujuan harga gas sekian untuk pembeli dari Jepang, saya bisa ditanya penyidik."

SORTA TOBING