Topik
Infografis
Puluhan Buruh Surabaya Gelar Demonstrasi Tolak PHK
TEMPO Interaktif, Surabaya:Puluhan buruh anggota Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi demonstrasi menolak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya, Senin (13/4) siang.
Massa buruh mendesak pihak legislatif dan pemerintah Kota Surabaya segera membuat kebijakan baru untuk mengatasi masalah PHK yang terjadi. Dalam triwulan pertama 2009, Januari hingga Maret, diperkirakan sebanyak 1.200 buruh telah menjadi korban PHK. Kebanyakan mereka merupakan buruh industri perkayuan, tekstil, alat rumah tangga, dan jasa perdagangan.
Ketua KASBI Surabaya Syahril Romadhon mengatakan jumlah buruh yang menjadi korban PHK ini belum termasuk PHK terselubung yang sulit terdeteksi. Jumlahnya, lanjut dia, diperkirakan akan lebih banyak lagi. "PHK telah menyebabkan nasib buruh kian terpuruk," kata dia.
Menurut dia, sejumlah catatan lain menyebutkan puluhan buruh mengalami nasib status kepegewaian yang tidak jelas. Nasib mereka terkatung-katung. Diantaranya adalah 37 buruh UD Terang Suara, 15 buruh PT Inkatama, dan 40 buruh CV Harita.
Sayangnya, tak seorang pun anggota Dewan Kota Surabaya yang tampak keluar dan menemui mereka. Kondisi kantor Dewan terlihat sepi dan lenggang karena anggotanya lebih sibuk dengan aktifitas partai dan pencalonannya usai pemilihan umum.
ANANG ZAKARIA