Cina Kucurkan Rp 281 Triliun untuk ASEAN

TEMPO Interaktif, Beijing: Cina akan mengucurkan dana US$ 25 miliar atau sekitar Rp 281triliun dalam bentuk bantuan dan kredit bagi negara-negara anggota ASEAN, termasuk di dalamnya bantuan khusus senilai US$ 39,7 juta atau sekira Rp 446 miliar bagi Kamboja, Laos, dan Burma.

Hal tersebut dikatakan Menteri Luar Negeri Cina Yang Jiechi, dalam pertemuan dengan perwakilan 10 negara ASEAN di Beijing. Demikian sepetri yang dilaporkan kantor berita resmi Cina, Xinhua, Minggu (12/4) waktu setempat.

Cina akan menanamkan investasi senilai US$ 10 miliar atau Rp 110 triliun di perusahaaan-perusahaan negara ASEAN yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, produksi energi, dan teknologi informasi dan komunikasi.

Yang juga mengumumkan rencana tawaran kredit US$ 15 miliar atau sedikitnya Rp 171 triliun  bagi negara-negara ASEAN selama tiga hingga lima tahun ke depan, termasuk bantuan khusus senilai US$ 39,7 juta bagi Kamboja, Laos, dan Burma yang oleh pejabat Cina disebut sebagai dana darurat bagi ketiga negara tersebut.

Yang mengumumkan pernyataan tersebut sekembalinya dari pertemuan tingkat tinggi ASEAN yang urung digelar di seiring aksi demonstrasi menentang pemerintahan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva di ibu kota Bangkok.

"Kerjasama China-ASEAN merupakan dua pihak yang ingin  mengatasi kesulitan akibat krisis finansial global , dan berusaha mengubah tantangan yang berlum pernah terjadi sebelumnya menjadi peluang untuk kerjasama yang lebih erat dan pembangunan masyarakat," kata Yang.

BOBBY CHANDRA