Topik
Tujuh Bayi Tertular AIDS dalam Kandungan
TEMPO Interaktif, Mataram: Tujuh bayi di Nusa Tenggara Barat tertular penyakit AIDS. Ketujuh-tujuhnya tertular penyakit yang dapat menurunkan kekebalan tubuh itu sejak mereka masih berada dalam kandungan.
Demikian diungkapkan Staf Ahli Gubernur Nusa Tenggara Barat Soedarjanto yang mewakili Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi dalam rapat kordinasi Komisi Penanggulangan AIDS dan sosialisasi peraturan daerah penanggulangan HIV dan AIDS, Rabu (15/4) pagi.
Secara umum penderita HIV/AIDS terus meningkat di NTB. Jika setahun lalu penderita HIV mencapai 134 kasus, kini sampai Maret lalu telah bertambah 12 orang menjadi 146 kasus.
Sedangkan penderita AIDS bertambah 13 orang, dari semula 78 orang, kini menjadi 91 orang. Korban meninggal sebanyak 56 orang. "Penemuan kasus HIV dan Aids menunjukkan kecenderungan peningkatan setiap tahun," katanya.
Menurut dia, kelompok umur terbanyak penderita HIV/AIDS yang berisiko tinggi tertular adalah usia 20-40 tahun, meskipun ada yang usianya 1-4 tahun pada tiga kasus HIV, dan usia 0-1 tahun ada satu kasus AIDS.
Dari sisi profesi pekerja swasta cenderung yang terbanyak tertular, yaitu 45 terkena HIV dan 33 orang kasus Aids. Sementara 17 ibu rumah tangga juga tertular HIV dengan 11 orang menderita AIDS. Penderita HIV yang tidak bekerja sebanyak 22 orang, dan 27 orang menderita AIDS.
Berdasarkan faktor risikonya, penularan yang disebabkan perilaku heteroseksual sebanyak 114 orang, 80 orang akibat menggunakan jarum suntik. Karena tidak tahu dialami 22 orang, delapan orang menderita karena perilaku homoseksual.
SUPRIYANTHO KHAFID