Tangerang Juga Waspada Flu Burung

TEMPO Interaktif, Tangerang:Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mewaspadai merebaknya kasus flu Singapura yang kini mewabah di Depok dan sekitarnya. Kewaspadaan ditingkatkan dengan melakukan langkah preventif melalui Puskesmas dan sekolah-sekolah.

”Kami telah keluarkan edaran dan brosur tentang pengenalan penyakit yang disebabkan virus itu,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Yully Soenar Dewanti kepada Tempo, Rabu (15/5).

Menurut Yully, pihaknya telah menghimbau semua Puksemas untuk siaga dan tanggap dalam penanganan kasus penyakit yang disebabkan virus Voksakie dan introvirus tersebut. ”Lembaran berisi tentang penyakit, penyebab, proses penularan dan masa ingkubasinya sudah kami sebarkan, intinya Puskesmas wajib menangani kasus yang dilaporkan masyarakat,” katanya.

Untuk sekolah-sekolah, kata Yully, pihaknya sudah bekerjasama dengan Unit Kesehatan Sekolah masing-masing untuk mengenali ciri dan penularan penyakit ini. ”Jika ditemukan siswa yang mengalami penyakit tersebut, segera laporkan ke Puskemas atau Dinas Kesehatan,” katanya.

Yully juga telah meminta kepada pihak sekolah untuk melakukan strelisasi lingkungan sekolah jika ditemukan ada siswa disekolah tersebut yang terkena penyakit yang menular dengan cepat itu. ”Bila perlu sekolah diliburkan,” katanya.

Di Tangerang, kata Yully, kasus flu Singapura mulai terdeteksi sejak tahun 2005 yang diderita dua anak usia di bawah 10 tahun. Hingga tahun 2009 ini, menurut Yully, jumlah kasus flu Singapura di Tangerang tercatat empat orang anak. ”Rata-rata mereka dari kalangan berada dan sering bepergian keluar negeri,” katanya.

JONIANSYAH