Topik
Infografis
Harta Ludes, Caleg Demokrat Suka Jalan Telanjang
TEMPO Interaktif, Malang: Chafid Affandi, calon legislator nomor urut 4 dari Partai Demokrat daerah pemilihan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, stres. Pria 30 tahun ini diduga kuat menderita gangguan jiwa pasca rekapitulasi suara di Panitia Pemilihan Kecamatan Sukun. Saban hari Chafid suka menanggalkan pakaiannnya alias telanjang.
Hampir setiap malam ia berjalan kaki ke Pasar Kebalen, sekitar 20 kilometer dari rumahnya di Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. "Ia telanjang berjalan sendirian tak tentu arah," kata Ketua Pengurus Anak Cabang Partai Demokrat Sukun, Ahmad Anang Fathoni, Kamis (16/4).
Anang sangat iba dengan kondisi Chafid, apalagi seluruh harta bendanya ludes untuk pencalonan anggota Dewan Kota Malang. Diperkirakan duit yang dikeluarkan Chafid mencapai Rp 200 juta. Uang itu dihimpun dari menjual 21 ekor sapi dan menggadaikan tanah warisan. Jumlah itu berdasarkan laporan tim sukses Chafid.
Sejak awal Chafid percaya diri bakal memperoleh suara banyak dalam pemilihan umum legislatif 9 April lalu. Ia sangat percaya dengan tim suksesnya yang dibentuk dan gedung DPRD Kota Malang diyakinai bakal menjadi kantornya.
Keyakinan itu didasarkan dari laporan tim kampanyenya yang memperkirakan Chafid mampu meraih 6.000 suara. Namun, hasil rekapitulasi suara sementara yang diraih Chafid cuma 570 suara. "Ini diluar digaan Chafid," tutur Anang.
Langkah yang ditempuh Anang, bersama sejumlah calon legislator terpilih akan membantu biaya pengobatan kejiwaan Chafid. Caranya mereka berpatungan menanggung biaya pengobatan. Tentu saja, upaya itu mesti menunggu rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang selesai. "Saat ini, mereka masih sibuk dengan pencalegan," ujarnya.
Anang yang menjadi calon legislator nomor 2 di daerah pemilihan yang sama dengan Chafid juga gagal menjadi anggota DPRD Kota Malang. Namun, ia mengaku dana yang dikeluarkan tidak sebesar Chafid. Ia memperkirakan habis sekitar Rp 100 juta. "Saya gagal, tapi masih sehat. Alhamdulillah," katanya sambil tertawa.
EKO WIDIANTO

Web via