Topik


Gembong Narkoba Ditangkap, Keluarga Histeris

TEMPO Interaktif, Medan:Penangkapan buronan narkoba di pemukiman padat penduduk diwarnai kericuhan. Personel Kepolisian Kota Besar Medan mendapat perlawanan dari warga. Aksi perlawanan berlasung di Kampung Kubur, saat petugas menjemput Juhari, buronan kasus narkoba, Sabtu (18/4).

Petugas yang mengerebek rumah Juhari dan menemukan barang bukti satu paket berisi sabu-sabu dan uang ratusan ribu rupiah, tak mudah membawa sang buronan. Saat hendak menuju kendaraan, warga yang berada di sekitar melempari petugas dengan batu. Tak ayal, suasana gaduh pun terjadi. Bahkan, istri Juhari, tak rela suaminya dibawa petugas. Ia berusaha melepaskan suaminya dari tangan petugas dengan menarik tangan suaminya. Situasi akhirnya mereda setelah petugas meletuskan senjata api ke udara. Warga pun terdiam dan melakukan aksi semula.

Meski ada tindakan tidak kooperatif dari warga, Kepala Poltabes Medan Ajun Komisaris Besar Imam Margono menegaskan tidak ada warga yang diperiksa dan diamankan ihwal kejadian itu. Untuk memantau kegiatan peredaran narkoba di pemukiman tersebut, Imam menyatakan telah membentuk tim khusus. “Ada tim khusus yang memantau di situ (pemukiman),” kata Imam.

SOETANA MONANG HASIBUAN