Seluruh Penumpang Mimika Air Dipastikan Tewas

TEMPO Interaktif, Timika: Seluruh penumpang pesawat Pilatus Porter milik Mimika Air, Minggu (19/4), dipastikan tewas, setelah pesawat menabrak Gunung Gergaji diketinggian 11.400 kaki atau 3,475 kilometer dengan kemiringan 60 derajat.

Komandan Pangkalan Udari Timika, Letnan Kolonel Penerbang Easter Haryanto, usai melihat langsung lokasi jatuhnya pesawat, Minggu (19/4) pagi. Menurut Easter, hidung pesawat terbakar dan sayap kanan patah dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (17/4) lalu.

"Jadi di lokasi sudah ditemukan bangkai pesawat. Sudah ada 20 sampai 30 masyarakat yang berkumpul di lokasi sekitar 200 meter dari pesawat," kata Easter.

Menurut Easter, bangkai pesawat ada pada posisi menempel di tebing. Minggu pagi sudah dikirim lima anggota tim Search And Rescue untuk mempersiapkan evakuasi pada Senin (18/4).

"Semua penumpang meninggal dunia. Hari ini (Minggu) lima anggota SAR akan mempersiapkan evakuasi korban," kata Easter.

Menurut rencana seluruh korban akan diidentifikasi di Ilaga dan kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing. Sementara Jenasah Kapten Pilot Nan Lin Aung dan Kopilot Makmur akan dievakuasi ke Timika.

Pada Minggu pagi, pesawat Trigana Air sekitar pukul 09.00 waktu Papua sudah menerbangkan tujuh peti jenasah untuk ukuran orang dewasa.

TJAHJONO EP