Topik
Infografis
Perbankan Tumbangkan Dow Jones
TEMPO Interaktif, New York: Bank of America Corp. yang berhasil mencetak laba sebesar US$ 2,81 miliar untuk triwulan pertama tahun ini justru direspons negatif oleh pasar karena harus menanggung beban biaya kerugian kredit sebesar US$ 13,4 miliar pasca pengambil alihan Merrill Lynch & Co.
Investor khawatir stress test yang dilakukan terhadap perbankan masih membutuhkan dana talangan yang cukup besar dari pemerintah. Kecemasan ini membuat saham Bank of America pun akhirnya anjlok 24,3 persen, Citigroup merosot 19 persen, JPMorgan Chase & Co. jatuh 10,7 persen, American Express Co. juga terkoreksi 13 persen.
Indeks Dow Jones terpuruk 289,6 poin (3,56 persen) ke posisi 7.841,73, indeks saham teknologi Nasdaq anjlok 64,86 poin (3,86 persen) menjadi 1.608,21, serta idneks S&P 500 terkoreksi 37,21 poin (4,28 persen) menjadi 832,39.
Joe Saluzzi, kepala perdagangan saham dari Themis Trading LLC mengungkapkan investor skeptis terhadap laba perbankan karena di balik keuntungan ini bank banyak menyembunyikan masalah. “Laporan keuangan perbankan ini tidak bagus,” ujarnya.
Kekhawtiran masalah perbankan ini memaksa pemerintah harus menukar kredit macet diperbankan dengan kepemilikan saham dan membutuhkan dana talangan sebesar US$ 700 miliar.
AP | VIVA B. KUSNANDAR