Perekonomian Masuki Masa Terberat

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kuartal kedua dan ketiga 2009 dinilai menjadi tantangan terberat bagi perekonomian dunia. Tantangan pun juga akan dirasakan Indonesia, terutama berasal dari kegiatan ekspor dan investasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kegiatan ekspor tak bisa dibiayai sumber dana dalam negeri. Pemerintah pun harus berkompetisi dengan negara lain dalam mencari sumber pendanaan.

Arus modal ke negara berkembang pun merosot dari biasanya US$ 800 miliar menjadi hanya US$ 170 miliar. "Dunia sedang konsilidasi," katanya dalam seminar perencanangan Rencana Kerja Pemerintah 2010 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta, Rabu (22/4).

Meski menghadapi tantangan, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan segera melakukan berbagai upaya, termasuk menyiapkan rencana kerja tahun depan. Dia mengingatkan, agar bisa mencapai target-target 2010, maka tingkat kemiskinan harus ditekan ke level 12-13,5 persen. Sedangkan tingkat pengangguran diturunkan ke level 8 persen.

Selama kuartal pertama lalu, ekspor diperkirakan turun 30 persen, sedangkan impor merosot hingga 38 persen. "Kita terkena dampak global, dan kita harus bisa pulih," katanya.

AGOENG WIJAYA