Topik
Indonesia Akan Segera Miliki Rumah Sakit Haji di Mekah
TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia akan segera miliki rumah sakit haji di dekat Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Direncanakan rumah sakit itu sudah akan bisa beroperasi mulai musim haji tahun 2009 ini.
"Saat ini saya sedang menyiapkan rumah sakit itu sambil umroh," kata Menteri Kesehatan, Siti Fadillah Supari, dari Mekah, Arab saudi, Rabu (22/4).
Siti Fadillah sedang berada di Mekah sejak tanggal 18 April sampai nanti pulang tanggal26 April 2009. Sambil beribadah umrah, ia tengah menyiapkan rumah sakit itu bersama timnya dari departemen kesehatan.
Menurut Fadillah Supari, rumah sakit haji itu nantinya akan menggantikan status Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) yang dioperasikan Departemen Kesehatan bersama Departemen Agama di Mekah dan Madinah.
"Rumah sakit itu nantinya ada di kawasan Kholidiyah, Mekah. Lokasinya sekitar empat kilometer dari Masjidil Haram. Nantinya menempati beberapa lantai dari sebuah gedung berlantai sembilan, diharapkan akan mampu menampung sekitar 500 pasien," ujar Siti Fadillah Supari melalui telepon.
Rumah sakit ini sepenuhnya akan dioperasikan oleh orang Indonesia, dan difungsikan sebagai sarana untuk memberikan layanan kesehatan secara cepat bagi jemaah haji Indonesia. Setiap tahun tak kurang 200.000 jemaah haji datang dari Indonesia, perbedaan iklim yang tajam, seringkali membuat daya tahan para jemaah haji menjadi penyebab banyak jemaah haji sakit atau meninggal di tanah suci. Rumah sakit ini, diharapkan bisa amembantu untuk memberikan layanan kesehatan secara cepat.
Menurut Fadillah Supari, direncanakan rumah sakit itu sudah akan bisa beroperasi mulai musim haji tahun 2009 ini.
WAHYUW

Web via