Modal Asing Perkuat Nilai Rupiah

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bank Indonesia mengemukakan aliran dana asing ke Indonesia sempat memicu penguatan kurs rupiah dan indeks saham. Arus modal itu lebih baik daripada tidak ada dana yang masuk sama sekali.

"Penguatan rupiah tidak berdiri sendiri. Namun juga dipengaruhi oleh faktor regional dan sentimen global. Saat ini sentimen global lebih membaik," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (23/4).

Menurut dia, secara global ada harapan kondisi perekonomian membaik. Sementara dari sisi domestik diperkirakan inflasi pada April akan menurun dibandingkan Maret dan nilai tukar terus membaik.

Neraca pembayaran, kata Miranda, juga tidak terlalu terpengaruh oleh ekspor yang turun dan harga komoditas yang merangkak naik. Sehingga tak mengherankan jika investor asing kembali masuk ke Indonesia.

EKO NOPIANSYAH