Rupiah Diperkirakan Bertengger di Rp 10.800

TEMPO Interaktif, Jakarta: Head Corporate Foreign Exchange PT CIMB-Niaga Emmanuel Krisnijayanto memperkirakan Jumat (24/4) ini rupiah menguat di level Rp 10.800 per dolar Amerika Serikat. "Menguat karena nilai regional juga menguat," kata Emmanuel saat dihubungi Tempo.

Kamis (23/4), nilai tukar rupiah terpelanting hingga ke posisi Rp 11.025 per dolar AS. Namun pada penutupan transaksi rupiah kembali menguat ke Rp 10.900 per dolar AS, atau melemah 10 poin dibandingkan posisi sehari sebelumnya di level Rp 10.890 per dolar AS.

Menurut Emmanuel, melemahnya rupiah pada Kamis lalu akibat kegiatan profit taking atawa aksi ambil untung. Selain itu, pasar resah karena hasil pemilihan umum tak kunjung selesai padahal sudah lama berlalu.

Emmanuel berpendapat, nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat punya potensi menguat hingga Rp 10.750. "Asal ada dukungan dari Bank Indonesia," ujarnya, menegaskan.

NIEKE INDRIETTA