Topik
Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden akan Diperketat
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamanan terhadap Presiden dan Wakil Presiden akan ditingkatkan menyusul insiden pelemparan batu terhadap kendaraan Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin.
Komandan Pasukan Pengaman Presiden Mayor Jenderal Marciano Norman mengatakan
telah terjadi pelemparan terhadap kendaraan wakil presiden di depan Museum Gajah (Museum Nasional) Jl. Medan Merdeka Barat, kemarin petang. "Saat itu memang lalu lintas agak padat," kata Norman, kepada wartawan, Jumat (1/5).
Insiden itu terjadi sekitar pukul 17.20 kemarin saat Kalla hendak menghadiri Pengajian Jemaah Tabliq di Masjid Jami Kebon Jeruk, Jakarta Pusat. Sedan Mercy S 500 hitam yang ditumpangi Kalla ditimpuk batu oleh seorang pria.
Marciano mengatakan batu yang dilempar itu tidak mengenai sedan wakil presiden. Batu dilempar ke bawah kendaraan dan akhirnya memantul ke belakang kendaraan. Ia menambahkan saat itu, anggota Pasukan Pengaman Presiden pengawal samping yang menaiki motor menabrak pelaku hingga jatuh. Pelaku langsung ditangani anggota Pasukan Pengaman Presiden yang berada di kendaraan Security kedua (Sec II) dan langsung ditangkap. "Kendaraan wapres dan rangkaiannya tidak berhenti dan langsung bergerak," katanya.
Insiden itu membuat Pasukan Pengaman Presiden menambah kewasapdaan dalam setiap kegiatan VVIP. Meski tidak ada penambahan personel pasukan pengamanan. Paspampres berkoordianasi dengan Polda dan Kodam di wilayah. "Tidak ada penambahan personel tapi peningkatan kewaspadaan," katanya.
Insiden seperti ini baru pertama kali terjadi dalam iring-iringan kendaraan resmi kepresidenan. Peristiwa terjadi di Jl. Medan Merdeka Barat yang sebetulnya sudah disiapkan pengamanan ekstra ketat selama masa pemilihan umum ini.
NININ DAMAYANTI
Web via