Stok Solar Pertamina Kembali Normal

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Pertamina (Persero) telah menjual 161.900 kiloliter solar ke enam badan usaha bulan lalu. Hal tersebut membuat kondisi stok solar nasional dalam jumlah normal, yaitu 23 hari.

"Kami telah berhasil mengurangi kelebihan stok solar, yang awalnya mencapai 36 hari, dengan menjualnya ke enam badan usaha," ujar Deputi Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, Jumat (1/5), di Jakarta.

Keenam badan usaha itu adalah Toyota Tsusho, PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk, Petronas, Jagat Energi, Patra Niaga, dan Elnusa Petrofin. Ia enggan mengatakan berapa nilai penjualan solar tersebut. "Itu urusan bisnis ke bisnis," katanya.

Hanung mengatakan kebutuhan solar untuk Mei 2009 mencapai 240 ribu. "Kami sudah mengatakan ke Direktorat Jenderal Migas Departemen Energi, Pertamina sanggup memenuhi kebutuhan tersebut," katanya.

Menurut dia, badan usaha berhak memilih akan membeli bahan bakar minyak tersebut melalui Pertamina atau tidak. "Mekanismenya bisnis ke bisnis, jadi biar mekanisme pasar yang mengaturnya," ujar Hanung yang enggan mengomentari .

Ketika ditanya apakah untuk memenuhi kebutuhan itu Pertamina akan kembali mengimpor solar, Hanung enggan berkomentar.

SORTA TOBING