Perjanjian Investasi ASEAN-Cina Diteken Juni Mendatang
TEMPO Interaktif, Nusa Dua:Negara-negara yang tergabung dalam Association of South East Asia Nation (ASEAN) dan Cina akan meneken perjanjian investasi pada pertengahan Juni mendatang. Perjanjian ini seharusnya diteken saat konferensi tingkat tinggi ASEAN, namun dibatalkan.
Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan menjelaskan perjanjian ini terkait komitmen liberalisasi perdagangan antara ASEAN dengan negara Asia Timur seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan. "Perjanjian dengan Cina akan diteken pertengahan Juni," ujarnya di sela-sela pertemuan tahunan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) di Nusa Dua, Bali, Sabtu (2/5).
Dia melanjutkan, dengan situasi perekonomian terkini, umumnya negara seperti Jepang akan enggan membuka pasarnya. Namun dengan adanya perjanjian serupa Jepang akan membuka pasarnya bagi negara ASEAN. "Step by step, sektor per sektor, produk per produk," ucap Surin.
Pelaksana tugas Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan ASEAN tak secara khusus membahas soal proteksi perdagangan. "Kami semua berkomitmen akan menjaga kondisi perekonomian, terkait integrasi capital market."
RIEKA RAHADIANA