Hanya 30 Persen Media Cetak Sehat

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Pers mencatat hanya sekitar 30 persen dari 1008 media massa yang sehat secara bisnis.

"Kategorinya dari iklan dan kualitas media,"papar Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara di Jakarta Media Center Selasa (5/5)

Kualitas media, ia melanjutkan bisa dilihat dari penyampaian yang menarik, mencerahkan, mematuhi kode etik dan dibutuhkan khalayak.

Akibat bisnis yang tidak sehat ini maka kata Leo tumbuh wartawan yang tidak profesional. Kenyataan ini diperparah bahwa pasar kerja memang belum menyediakan wartawan yang profesional. "Tak heran, meda baru bermodal besar biasanya merekrut wartawan dengan pembajakan," tambahnya.

Pengamatan Leo menunjukkan hanya sebagian kecil dari 30 ribu jurnalis yang memenuhi standar profesional. Pers, ujar Leo harus sehat bisnis agar media massa tetap bebas dan tidak memihak.

Pemimpin redaksi Kontan Yopie Hidayat mengakui selera pasar mendominasi pemberitaan. "Masih banyak media yang mengangkat isu sesuai keinginan pasar," ujarnya. Semuanya bertujuan agar media bisa bertahan

DIANING SARI