Topik
Gelar Kongres Golput, Sri Bintang Pamungkas Ditangkap
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Hanya setengah jam setelah membuka kongres nasional golongan putih di Hotel Satya Graha, hari ini, Sri Bintang Pamungkas, ketua penyelenggara kongres ditangkap polisi. Tak hanya Bintang, seluruh peserta digelandang ke dalam truk dan dibawa ke Kantor Polisi Kota Besar Yogyakarta.
Adu mulut sempat terjadi antara Bintang dan polisi sebelum akhirnya aparat membubarkan secara paksa Kongres Nasional Golongan Putih tersebut. “”Surat tanda terima pemberitahuannya mana,” kata Kepala Polisi Kota Besar Yogyakarta, Komisaris Besar Agus Sukamso yang memimpin langsung penangkapan ini.
Sri Bintang, Ketua Umum Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) lantas menunjukkan surat tanda terima dengan cap sekretaris Mabes Polri. “Ada hitam di atas putih soal ijin ini, ini hak asasi kami,” kata Bintang yang mengenakan batik warna coklat dengan nada tinggi. Tapi polisi tak mau menerima alasan Bintang. Setelah adu mulut sekitar 10 menit, polisi segera membubarkan acara. “Bawa, bawa,” teriak Agus.
Puluhan personel yang ada di dalam empat truk polisi segera mengamankan seluruh peserta. Sembari digelandang, para peserta meneriakkan yel-yel, “Hidup rakyat.”
Sebelum penangkapan, Bintang mengatakan pada Tempo, petugas hotel tempat berlangsungnya acara itu mengatakan keberatan dengan spanduk tulisan yang dipasang di dinding. “Bunyi spanduk Golput 45 % Pilpres batal itu menjadi keberatan petugas hotel dan polisi,” kata Bintang.
Bintang sendiri mengaku sudah memiliki ijin lengkap kepada Mabes Polri dengan tembusan Kapoltabes Yogyakarta. “Sudah ada tanda terima bahwa kami memberitahukan ke polisi,” kata Bintang sembari menunjukkan tanda terima dengan cap Mabes Polri.
BERNADA RURIT






Web via