foto

Tempo/Dwianto Wibowo


Topik


Santap Senang dalam Diorama

TEMPO Interaktif, Jakarta: Putih bola matanya memerah terciprat air. Dia coba bersimpuh berulang kali untuk menghindar. Namun setiap kali gagal mengail, perempuan itu tersiram lagi. Ica--nama perempuan ini--mesti meraih ikan dari bawah lidah lumba-lumba biru itu.

Jika bantaran lidah lumba-lumba tersentuh, mendadak semburan air bakal menyemprotnya lagi. Begitu seru dan lucu. Dara manis 23 tahun itu pun hanyut dalam permainan bernama Splashy Whale Game. "Serasa masih kecil," kata Ica bungah.

Sore itu, Ica datang ke Iniko Toys Cafe bersama dua temannya, Angga dan Dina. Dari rekomendasi Dina, Ica tertarik keunikan kafe yang terletak di Jalan Gunawarman Nomor 11A, Jakarta Selatan. Baginya, suasana kafe sungguh berbeda. Dari gaming table hingga dekorasi ratusan dioramanya semua beratmosfer fantasi game dan figur film animasi. "Saya ajak ke sini karena suka desain kafe dan makanannya," ujar Dina, yang bekerja di Barley Design, belum lama ini.

Dari pintu depan pengunjung bakal berhadapan dengan robot Gundam RX-78-2 skala 1 per 12, besutan serial Anime Mecha, Jepang. Robot sebesar orang dewasa itu terkurung gagah dalam sangkar kaca. Gundam ini oleh pemilik kafe, Budi Santoso Liman, diboyong langsung dari Negeri Sakura dengan banderol Rp 100 juta. "Perakitannya saja butuh waktu berbulan-bulan," ujar Budi saat Tempo berkunjung.

Di seberang Gundam itu ada miniatur figur film Star Wars, Master Yoda. Konon miniatur ini cuma ada 500 buah sejagat. Dua di antaranya berada di negeri ini. Lalu di sebelah kanan, Terminator 2-Endoskeleton menyapa tamu. Sama dengan Master Yoda, T2 ini cuma dibikin 500 buah.

Lalu, tengoklah bagaimana si badung Bart Simpson bermain papan selancar di sekitar kompleks rumahnya. Dan Putri Salju yang ditemani para kurcacinya. Tak ketinggalan miniatur Walt Disney dan dari Jepang, seperti Astro Boy.

Diorama-diorama itu bakal menyeret Anda berkelana balik ke masa kecil. Bangunan-bangunan manusia imitasi itu seperti mengepung Anda selama menikmati hidangan. Dan bakal menawan tubuh Anda untuk berlama-lama nongkrong di sini.

Menurut Budi, tempat ini adalah jelmaan cita-cita masa kecilnya. "Inspirasi gabungan antara hobi koleksi mainan dan memasak."

Selama empat tahun terakhir lelaki berambut cepak itu tekun merancang restoran berkonsep entertainment dinning ini. Baru pada 12 Desember 2008 dia mampu mewujudkannya.

Nama Iniko, diambil dari salah satu bahasa Afrika, berarti terpelihara selamanya. Targetnya tentu bukan cuma buat para bocah. Ternyata banyak ABG (anak baru gede) hingga dewasa berkunjung ke sini. "Bulan Maret lalu komunitas Star Wars baru saja menggelar acara di sini," Budi menambahkan.

Soal menu, Budi mengandalkan tangan-tangan keluarganya. Istrinya kebagian mengolah makanan penutup. Adapun ibu kandung dan mertuanya mengolah makanan inti yang berasal dari khazanah Nusantara. Budi bertugas memasak menu Mediterania dan luar negeri. Semua adalah resep keluarga. "Soal rasa boleh dicoba," ujarnya menantang.

Menu andalan kafe yang berfasilitas Wi-Fi dan PS2 ini adalah mexican meat love. Menu ini sangat terasa keju mozarella-nya. Kejunya dipadu dengan telur dan daging giling asap. Tak ketinggalan kentang goreng dan sayuran yang ditempatkan di pinggir piring. Harganya murah meriah, Rp 35 ribu.

Untuk minuman, cobalah rainbow fruit punch, yang merupakan campuran buah jeruk, mangga, dan tomat. Minuman menyegarkan ini harganya Rp 15 ribu. Jika mau melanjutkan dengan hidangan penutup, Anda bisa menjajal choco cheese pancake yang lezat rasanya.

Untuk kue cokelat campur es krim vanili ini, Anda cukup merogoh kocek Rp 25 ribu. Harga keseluruhan menu di Iniko Toys Cafe pada kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 85 ribu. "Cukup terjangkau."

Soal waktu, sebaiknya makan sambil menyaksikan diorama itu mulai sore hari. Pasalnya, makin senja, kian hidup lampu-lampu kecil pada diorama itu. Mereka sungguh hidup saat bermandikan cahaya. Dan, di antara bayang-bayang tokoh fiktif inilah, Ica, Angga, dan Dina menghabiskan waktu sore mereka. Bukan mereka saja yang muda yang bergaya. Pesohor Muhammad Farhan, Andi Soraya, dan Rachel Maryam juga pernah menyambangi kafe ini.

HERU TRIYONO