Meski Dibubarkan, Kongres Golput Jalan Terus  

Sri BintangTEMPO Interaktif, Yogyakarta: Kongres golput (golongan putih) di Yogyakarta yang diprakarsai oleh Sri Bintang Pamungkas dibubarkan pihak kepolisian, Jumat (8/5). Sri Bintang dan 30 peserta konggres sempat ditangkap dan diamankan di markas Kepolisian Kota besar (Poltabes) Yogyakarta hingga pukul 23.00 WIB. Namun para peserta nekad akan menggelar diskusi golput lagi, meskipun tidak di tempat yang sama.

“Preseden ini harus dicermati, para peserta kongres tetap akan melakukan diskusi meski belum tahu di mana tempatnya,” kata direktur Lembaga Bantuan hukum Yogyakarta, Muh Irsyad Thamrin, pendamping hukum para peserta kongres, Sabtu (9/5).

Menurut dia, dalam kongres golput tersebut juga hadir Pandapotan Lubis dan Paranormal Ki Gendeng Pamungkas. Sri Bintang ditangkap dan diperiksa di markas Poltabes serta ditanya empat pertanyaan seputar kesehatannya. Dia ditanya, apakah dirinya mau diperiksa, apa maksud Indonesia baru, dan apa yang dimaksud pemilu alternatif. Namun Sri Bintang tidak mau menjawab apapun. Sri Bintang, kata Irsyad, mengaku sudah mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan resmi dari Mabes Polri.

Menurut Kapoltabes Yogyakarta, Komisaris Besar Agus Sukamso, pihaknya membubarkan paksa kongres nasional golput tersebut karena penyelenggara tidak punya surat tanda terima pemberitahuan. “Sri Bintang hanya kita mintai keterangan kegiatan yang digelar. Jika kongres nasional golput diteruskan tetap akan kita bubarkan lagi,” kata dia.

Saat ini hotel Satya Graha di Jalan Veteran, Umbulharjo Yogyakarta tempat kongres nasional golput masih dijaga ratusan aparat kepolisian untuk mengantisipasi peserta akan menggelar kongres lagi.

MUH SYAIFULLAH