PAN Jakarta Pecah: Anak Buah pro Soetrisno, Pimpinan pro Hatta

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perpecahanan elite polisi Partai Amanat Nasional (PA) mulai merembet ke pengurus tingkat bawah. PAN DKI Jakarta terancam berantakan lantaran pengurusnya mulai tak percaya dengan kepemimpinan ketuanya gara-gara mendukung Hatta Rajasa dicalonkan sebagai wakil presiden.

Fungsionaris Dewan Pengurus Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta tetap mendukung pencalonan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir untuk menjadi calon wakil presiden. Mereka kurang sreg dengan keputusan rapat kerja nasional yang digelar di Yogyakarta yang memunculkan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden yang duet dengan Susilo bambang Yudhoyono.

"Ketua partai seharusnya diajukan menjadi calon wakil presiden oleh PAN," ujar wakil Sekretaris PAN DKI Jakarta Azwan, kemarin. Azwan bersama 17 fungsionaris lainnya menyesalkan dihembuskannya Soetrisno Bachir mundur sebagai ketua umum partai berlambang matahari. "Kami mendukung kepemimpinan Soetrisno Bachir yang sudah banyak berkorban bagi partai," ujar Azwan.

Mereka juga menyatakan bahwa keputusan rapat yang digelar di Yogya pada 2 Mei lalu cacat hukum karena tidak sesuai dengan kebijakan partai. "Ini belum selesai, karena itu kami mendukung diselenggarakannya rakernas mendatang," kata Wakil Sekretaris PAN DKI Jakarta yang lain, Ummu Kalsum. "Jika Pak Hatta dipinang Demokrat, silakan saja," katanya.

Sebanyak 17 pengurus PAN Jakarta akan mengajukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPW PAN DKI Jakarta Andi Anzhar Cakra Wijaya. Menurut Ummu, Andi telah mengemukakan pendapat mengenai pencalonan Hatta Radjasa. Padahal hasil rapat daerah belum menentukan nama calon wakil presiden. "Kami mendesak untuk memberhentikan Andi dari jabatan ketua PAN Jakarta," ujarnya.

FAMEGA SYAVIRA