Bahas Rencana Koalisi, PPP Terpecah

TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menemukan titik temu dalam menentukan arah koalisi lima tahun mendatang.

Alih-alih membuat keputusan, sebagian politisi partai malah terbelah dalam dua kubu pimpinan yang malam ini bersama-sama menggelar rapat konsultasi di dua tempat yanng berbeda.

Wakil Seketaris Jenderal PPP Teuku Taufiqulhadi mengatakan, sebagian politisi partai masih terpecah menyikapi pengambilan keputusan. "Mudah-mudahan kami masih satu arah, dan ini bukan perpecahan," katanya ketika ditemui menjelang rapat konsultasi PPP di hotel Shangri La, Sabtu (9/5).

Masih belum diperoleh informasi detail, soal pertemuan tandingan itu, termasuk kubu yang menggelar rapat tersebut. Namun, informasi di lapangan menyebutkan rapat tandingan di luar mekanisme konsultasi Shangri La digelar di hotel Atlet Century oleh beberapa pimpinan partai, baik pusat maupun daerah.

Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali mengaku tidak tahu adanya rapat di Century. Dia menolak berkomentar. "Ya kalian tahu siapa ketua umumnya ada di mana," kata dia.

Taufiqqulhadi, menngakui adanya pertemuan Century. Meski dia menegaskan itu bukan rapat tandingan, dia mengakui jika rapat di Century digelar oleh kubu yang menolak jika keputusan koalisi diserahkan kepada ketua umum partai, sebagaimana diamanatkan keputusan rapat partai nasional partai beberapa waktu lalu. "Di sana (Century) ada Sekretaris Jenderal," katanya.

Dia menjelaskan kubu Century menilai jika keputusan koalisi seharusnya diambil secara bersama-sama. Sedangkan pertemuan di Shangri La diadakan oleh ketua umum partai untuk mendengarkan pendapat dari beberapa Dewan Pimpinan wilayah (DPW). "Di Century jug ada beberapa DPW," kata Taufiqqulhadi, yang mengaku akan menghadiri kedua rapat berbeda itu mala m ini. Ketika berita ini diturunkan rapat Shangri La baru dimulai.

AGOENG WIJAYA