Ekonomi Tumbuh Enam Persen, Bappenas Klaim SBY-JK Sukses

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla selama periode 2004-2009 telah berhasil. Kepala Bappenas Paskah Suzetta menyatakan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2004-2009 menunjukkan berbagai kemajuan yang menggembirakan.

Paskah menambahkan rencana pembangunan ini mengusung tiga agenda pembangunan, yaitu, mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, Indonesia yang adil dan demokratis serta mningkatkan kesejahteraan rakyat. "Secara garis besar, pelaksanaan tiga agenda tersebut telah menunjukkan hasil positif," kata Paskah dalam sambutannya di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2009 di Hotel Bumikarsa, Kamis (12/05).

Keberhasilan agenda pertama diidindikasikan dengan kondisi keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan saat pemerintahan SBY-JK baru terbentuk. Konflik di berbagai daerah seperti Aceh, Papua, Maluku Utara dan Poso bisa diatasi. "Aksi terorisme juga bisa diatasi dan mengembalikan kepercayaan luar negeri," katanya.

Agenda kedua ditunjukkan dengan kemajuan pemberantasan korupsi. Indek pemberantasan korpusi meningkat dari tahun 2007 sebesar 1,9 menjadi 2,6 pada 2008. Selain itu, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga membaik melalui penerapan good corporate governance. Demokrasi juga menunjukkan berbagai kemajuan yang ditunjukkan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang aman dan tertib serta masyarakat merasakan kebebasan berkumpul dan berorganisasi.

Ketiga, agenda mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga banyak mengalami kemajuan. Sejak, krisis ekonomi pada 1998 yang sempat melumpuhkan pertumbuhan ekonomi hingga -13,1 berangsur membaik. Maka, tingkat pengagguran dan kemiskinan diturunkan. "Untuk pertama kalinya setelah krisis, pada tahun 2007 dan 2008, ekonomi tumbuh diatas enam persen," katanya.

GUNANTO E S