Topik
Di Bandung, Banyak Kapsul Tamiflu Kadaluwarsa
TEMPO Interaktif, BANDUNG:--Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menyatakan, stok tamiflu di Kabupaten Bandung berkurang karena banyak yang sudah kadaluarsa sejak Februari lalu. Sisanya akan kadaluarsa bulan Oktober mendatang."Saat ini dinas kesehatan masih mendata tamiflu yang tersedia di puskesmas dan berapa kapsul yang sudah kadaluarsa," kata Ahmad Kustijadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Rabu, (13/5).
Ahmad menyatakan, di bagian farmasi Dinas Kesehatan sedikitnya ada 200 kapsul tamiflu yang sudah kadaluarsa."Apakah nanti akan dimusnahkan atau dikembalikan pada departemen kesehatan, dinkes akan melihat prosedurnya nanti setelah semuanya terdata," ungkapnya.
Ahmad menyatakan, selain disimpan bagian farmasi Dinas Kesehatan, tamiflu disebar pada 92 Puskesmas di Kabupaten Bandung sebelum dimekarkan dulu. Rata-rata tiap puskesmas mendapatkan sekitar 300 kapsul tamiflu."Ini yang tengah didata berapa sisa ditiap tiap puskesmas, tapi tidak semua puskesmas karena sebagian sudah masuk kabupaten bandung barat," ujarnya.
Kebutuhan tamiflu untuk Kabupaten Bandung untuk tahun 2009 ini belum dihitung karena terkait presentase kasus flu burung dan penggunaannya di tiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Bandung."Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat belum memberikan penambahan atau pergantian tamiflu sejak tahun 2006 lalu. Tapi, rencananya akan diberikan pada tahun ini, "ungkap dr Sriatun Kepala Bagian Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.
ALWAN RIDHA





