PAN: Kami Belum Menentukan Arah Koalisi

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski banyak berita yang menyatakan PAN positif berkoalisi dengan Partai Demokrat dan menyetujui Boediono sebagai calon wakil presiden SBY, namun di sisi lain arah koalisi PAN masih bisa berubah. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekjen PAN dan Ketua Umum Barisan Muda (BM) PAN Rizki Sadig, dalam siaran pers yang dikirimkan oleh Soetrisno Bachir Media Centre kepada Tempo rabu (13/5)

Menurutnya, hingga saat ini pun semua partai belum secara resmi menyatakan koalisinya. Apalagi Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir sendiri masih
belum memberikan keputusan akan berkoalisi dengan partai mana pun. “Yang punya kewenangan untuk menandatangani dan menentukan koalisi partai ada di
tangan ketua umum,” tukasnya.

Segala pernyataan maupun langkah yang ada saat ini, Rizki menambahkan, semua itu merupakan wacana dan dinamika politik yang berkembang dalam berkomunikasi dengan semua partai dan calon presiden yang ada. “Tapi semua keputusan tetap ada di tangan Ketua Umum, sebagai benteng terakhir dari semua dinamika dan wacana tersebut.”

Selasa (12/5) setelah Partai Demokrat mengumumkan calon wakil pendamping Susilo Bambang Yudhoyono adalah Boediono, Yudhyono langsung memanggil tiga perwakilan partai ke Wisma Negara. Mereka adalah Suryadarma Ali, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Muhaimin Iskandar Partai Kebangkitan Nasional dan Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN.

Menurut Rizki pertemuan itu bukanlah tanda ketok palu. Dia mengatakan langkah PAN untuk mendukung atau tidak SBY dengan calon wakil presidennya yang saat ini mencuat, masih bisa berubah. Ada tiga syarat dalam menentukan koalisi, yaitu sudah mengetahui secara resmi hasil pemilu legislatif dan berapa kursi yang didapat, lalu adanya
komunikasi politik antar-partai, dan kerjasama serta kesepakatan untuk membangun pemerintahan yang kuat,” lanjutnya lagi.

Hingga saat ini, PAN masih berupaya membangun komunikasi antar-partai. “Dalam hal ini PAN masih memiliki banyak peluang dan pilihan, Ketua Umum PAN pun saat ini masih mengendapkan semua masukan dari DPD maupun DPW yang ada. Sehingga keputusannya bisa apa saja,” tegasnya.

Bagi Rizki, sebelum PAN secara resmi mengumumkan akan mengusung atau berkoalisi dengan Parpol atau Capres tertentu, sebelum bersama-sama datang mendaftarkan diri ke KPU, segala hal masih bisa terjadi.

“Karena komunikasi politik yang ada saat ini sifatnya dinamis dan akan terus bergerak. Bahkan bisa saja PAN mengeluarkan opsi untuk tidak berpartisipasi dengan partai manapun, keputusan itu bisa saja diambil,”
jelasnya.

Lalu kapan PAN akan mengeluarkan keputusan resminya? Menurut Rizki, hingga semua keputusan sudah dipikirkan matang-matang, “Kalau perlu di detik-detik terakhir pun tidak masalah,” pungkasnya.

BS