Amien Sarankan SBY Gandeng Pendamping dari Luar Jawa

TEMPO Interaktif, Jakarta: Amien Rais meminta Susilo Bambang Yudhoyono mempertimbangkan keputusannya memilih Boediono sebagai pendamping pada pemilihan presiden Juli nanti. Amin yang juga Ketua Dewan Penasihat Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan ada kemajemukan dalam pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Demokrat ini.

Pertemuan yang dilakukan di Wisma Negara ini juga meminta Yudhoyono mempertimbangkan adanya unsur dari luar Jawa. "Nanti kesulitan kalau calonnya Jawa dan Jawa," kata orang dekat Amien, Drajad Wibowo, saat dihubungi Tempo, Rabu (13/5).

Yudhoyono menanggapi masukan itu dengan baik. Meski, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut beralasan bahwa keputusan memilih Boediono untuk menghindari perselisihan di partai yang berkoalisi. "Itu alasan beliau tidak memilih pendampingnya dari partai," ujar Drajad.

Menurut Drajad, Amien juga akan mepertimbangkan alasan Yudhoyono tersebut. Sebab, sejauh ini PAN masih melihat berbagai perkembangan ke depan serta terus menjalin komunikasi dengan Demokrat. "Setidaknya sampai dua hari ke depan," kata dia.

Meski begitu, sejauh ini PAN belum berencana mengubah hasil rapat kerja nasional yang memutuskan berkoalisi dengan Demokrat. Apalagi, rapat kerja nasional merupakan forum tertinggi kedua setelah kongres. "Kalau nanti ada kesulitan berkoalisi dengan Demokrat, akan kami adakan Kongres atau mekanisme lainnya," ucap Drajad.

WAHYUDIN FAHMI