Topik
Manohara Tak Ingin Kembali ke Suaminya
TEMPO Interaktif, Jakarta-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->: Model Manohara Odelia Pinot mengaku tidak akan kembali ke suaminya walau sang suami datang dengan baik-baik dan meminta maaf. Pasalnya, Manohara mengaku mengalami kekerasan dan pelecehan seksual.
"Siapapun yang mengalami seperti yang Mano alami tidak akan mau kembali lagi," kata Manohara dalam sebuah wawancara yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi TV One, Jakarta (31/5). Manohara tampil didampingi ibunya, Daisy Fajarina.
Menurut Manohara, ia kerap mengalami pelecehan dan kekerasan seksual dalam 2,5 bulan terakhir sejak diculik dari Jeddah. Perlakukan kasar yang dialami Manohara, antara lain, adalah diseret, dipukul, bahkan disilet. "Ada bekas (luka silet) pada bagian dada saya," ujarnya.
Manohara mengatakan bahwa bukti foto adanya bekas luka silet tersebut sudah diserahkan ke kepolisian Malaysia. "Tetapi kerajaan Kelantan memiliki kekuatan besar. Mereka tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.
Perlakukan kasar itu, kata Mano, juga diketahui oleh mertuanya dan anggota kerajaan lainnya. "Sangat banyak yang tahu, tapi diam saja. Bahkan mereka bagian dari penculikan itu," ujarnya.
Manohara adalah model asal Indonesia yang menikahi pangeran kerajaan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry. Ia berhasil kembali ke Indonesia dari Singapura. Manohara turut dibawa ke Singapura dalam rangka proses pengobatan raja Kelantan.
Menurut Manohara, berbagai pihak yang turut dan berperan dalam pemulangannya ke Indonesia adalah polisi Singapura, Kedutaan Besar Amerika, Keduataan Indonesia di Singapura, dan Laskar Merah Putih. "Polisi Singapura sangat membantu," ujarnya.
Manohara berhasil kabur setelah mengetahui bahwa sang ibu sudah berada di lobi Hotel Royal Plaza Singapura dan ingin menemuinya. Ia memencet-mencet tombol emergency lift sehingga menarik perhatian petugas keamanan.
Upaya Manohara bukannya tidak mendapat halangan dari pihak kerajaan. Menurut Manohara, petugas kerajaan berusaha menghalanginya menemui Daisy. "Raja sendiri datang bersama dokter dan saya mau disuntik," ujarnya.
Namun usaha itu gagal, dan Manohara berhasil diamankan polisi Singapura untuk kemudian pulang ke Indonesia. Manohara tiba di Indonesia pada Minggu (31/5) pagi tadi.
Tito Sianipar






Web via