Tengku Fakhry Punya Versi Lain Kaburnya Manohara

TEMPO Interaktif, Jakarta : Terkait kisah dramatik yang diceritakan Manohara dan ibunya, Daisy Fajarina, rupanya Pangeran Kelantan Tengku Muhammad Fakry punya versi ceritanya sendiri.

Menurut sahabatnya, Muhammad Soberi Shafei, Tengku Muhammad Fakhry tidak mengetahui kedatangan Daisy Fajarina dan Dewi, saudara tiri Manohara, ke Singapura.

Keluarga kesultanan mengetahui mereka tiba di Hotel Royal Palace Singapura pukul delapan malam (Sabtu, 30 Mei 2009). Keduanya lantas bertemu Manohara di kamar 314, sedangkan Fakhry sedang di kamar ibunya di lantai yang sama.

Pukul tiga pagi ketiganya meninggalkan hotel tanpa bertemu Fakhry, karena memang Daisy tidak mau bertemu Fakhry. Ia membantah cerita Manohara yang mengatakan adanya bermacam ancaman untuk mencegah pelarian itu. Ia juga mengatakan dalam insiden itu tak ada keributan yang terjadi di hotel tempat mereka menginap.

Yang terjadi sebenarnya, kata Soberi, Fakhry sendiri yang menyuruh Manohara pulang bersama ibunya. “Dia boleh cakap apa saja. Itu adalah satu kebohongan,” kata Soberi tentang aneka tudingan atas Fakhry menyangkut kekerasan dan pelecehan seksual yang dikatakan Manohara.

Faisal Assegaf