Angkasa Pura II Kucurkan Rp 843 Juta untuk Pengusaha Kecil

TEMPO Interaktif, Tangerang: Pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, menggulirkan kredit pinjaman lunak senilai Rp 843 juta kepada 46 pengusaha kecil dan menengah di lingkungan bandara. Pemberian utang dengan pengembalian bunga 6 persen per tahun itu berjangka dua tahun untuk pelunasan.

Kepala Cabang Utama PT Angkasa Pura II Hariyanto kepada Tempo, Jumat (5/6), mengatakan uang yang dipinjamkan kepada pengusaha kecil dalam program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) itu merupakan dana bergulir yang diambil dari penyisihan laba setelah pajak perusahaan (BUMN). 

Penyisihan itu ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang besarnya maksimum 1 persen sampai dengan 2 persen untuk masing-masing program.

"Tingkat pengembalian 90 persen. Dengan begitu dana bergulir dan dipinjamkan pada mitra binaan selanjutnya. Mereka justru lebih patuh untuk membayar cicilan daripada pinjaman ke bank," kata Hariyanto,.

Menurut Hariyanto, sejak tahun 2001 digulirkan, PT AP II telah mengucurkan senilai Rp 11,7 miliar kepada 1.116 mitra binaan, "dari tukang gado-gado hingga industri kerajinan yang sudah diikutsertakan dalam pameran internasional," kata Hariyanto.

Pemberian kredit lunak, pemberian beasiswa bagi anak sekolah berpresatsi yang kurang mampu, pemberian santunan bencana alam, bantuan kemanusian dan tempat ibadah yang dikemas dalam kegiatan PKBL itu juga telah dipetakan, baik di wilayah Kota Tangerag, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Ratusan mitra binaan yang diberiman bantuan modal dalam bidang perdagangan, jasa, industri kecil peternakan dan pertanian berasal dari 21 kelurahan di tujuh kecamatan.

Koordinator PKBL, Khoiul Anwar, mengatakan selain memberikan bantuan kredit lunak juga dilakukan pelatihan kepada mitra binaan seperti cara membuat laporan keuangan dan pembukuan. "Banyak yang berhasil dibanding yang kurang berhasil," kata Khoirul

AYU CIPTA