Topik
Infografis
Pemerintah Pekan Depan Lelang Aset Obligor BLBI
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pekan depan pemerintah akan kembali menggelar lelang aset obligor kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Lelang sebelumnya tak sukses karena hanya satu peminat.
"Minimal peminat lelang sebanyak dua orang," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Departemen Keuangan Hediyanto di kantor Kementerian Negara Koordinator Perekonomian, Jumat (19/6).
Pemerintah menargetkan lelang aset ini menghasilkan Rp 600 miliar. Namun belum tercapai hingga triwulan pertama karena beberapa hal. "Ada beberapa penerimaan berasal dari tim likuidasi, kira-kira sudah sekian miliar. Tapi itu bukan tujuan utama pemerintah," jelasnya.
Hadiyanto menambahkan pemerintah optimistis dapat mencapai target karena tetap akan melakukan penjualan lelang, meningkatkan penagihan, dan menyelesaikan sumber daya yang berada di tim likuidasi.
Karena nilai aset di atas Rp 50 juta, lelang aset obligor membutuhkan waktu lebih lama karena harus melalui proses pengadaan barang dan jasa, serta penunjukkan penilai. "Itu menyangkut pembiayaan," ucapnya. Aset yang berhasil dijual pemerintah beberapa waktu lalu yakni milik obligor Samadikun. Sementara aset Agus Anwar berupa tanah seluas 300 hektare belum laku.
RIEKA RAHADIANA





