indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Fakultas Kehutanan Unmul Tak Diminati Calon Mahasiswa


TEMPO Interaktif, Samarinda - Dua hari menjelang penutupan pendaftaran calon mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur, dua fakultas diketahui tak diminati. Sejak pembukaan pendaftaran, 16 Juni hingga Kamis (25/6) Fakultas Kehutanan dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan paling sedikit diminati calon mahasiswa.

Data panitia pendaftaran calon mahasiswa Unmul Samarinda, hingga Rabu (24/6) dari pilihan pendaftar pertama, FPIK menerima pendaftar calon mahasiswa sebanyak lima orang. Masing-masing dari jurusan IPC sebanyak tiga orang dan sisanya dua orang dari IPA. Sementara Fakultas Kehutanan diminati calon mahasiswa sebanyak 12 orang, masing-masing delapan dari IPC dan empat lainnya dari IPA.

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulawarma, Nanang Sutisna menyatakan tidak khawatir dengan minimnya peminat di kedua fakultas ini. Menurutnya, untuk menambah jumlah calon mahasiswa akan ada pembukaan pendaftaran gelombang kedua dan ditambah dengan penerimaan lokal mandiri. "Kami tak khawatir ini musiman, minat masyarakat naik turun," kata Nanang ditemui dirunag kerjanya, Kamis (25/6).

Ia mengatakan, selama 40 tahun mengabdi di Unmul, pada tahun 70-an pendidikan jurusan sosial yang diminati. Sedangkan tahun 80-an pelajaran eksakta yang menjadi primadona. Sementara tahun 90-an berimbang. Tahun 2000-an kembali program pelajaran non eksakta yang diminati. "Itu tak masalah, yang masalah bagi kami kalau kualitas pendidikan yang buruk," ujarnya.

Minimnya peminat di dua fakultas ini menurut Nanang tak mungkin akan ditutup. Masalahnya, para dosen dan guru besar di fakultas tersebut yang menjadi masalah. "Aturan membolehkan fakultas ditutup dan dibuka kembali, tapi para dosen dan guru besar mau diapakan? Di pecat, terus kalau buka lagi, gimana?" ujarnya.

Berdasarkan data Unmul, calon mahasiswa terbanyak memilih Fakulta Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang mencapai 1.135 orang dari IPA, IPS dan IPC. "Guru di Kalimantan Timur kan masih kurang, selain itu ada sertifikasi guru ini yang mungkin menjadi inspirasi para calon mahasiswa dan orang tuanya," ujar Nanang.

Pendaftaran calon mahasiswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Unmul, para calon mahasiswa dipungut Rp150 ribu untuk IPA dan IPS. Sedangkan untuk IPC dipungut Rp175 ribu.

FIRMAN HIDAYAT

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
jangan begitu. . . namanya kehutanan tidak ada matinya. . . sekarang aja yang dibutuhkan kebanyakan mahasiswa kehutanan. . .untuk mengelolah hutan. . . tidak mungkinkan anak kedokteran atau ekonomi yg mengatasi kehutanan
0
0
Jelas tidak diminati,dari pada lulus menjadi pengangguran Intelek.
; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X