Topik
Infografis
Kepercayaan Konsumen Turun, Bursa New York Manyun
TEMPO Interaktif, Jakarta - Para investor menambahkan tingkat kepercayaan konsumen dalam daftar kekhawatiran mereka di bursa saham Amerika Serikat. Saham-saham mengalami penurunan di perdagangan sesi pagi setelah sebuah lembaga riset swasta mengatakan tingkat kepercayaan konsumen di luar dugaan menurun pada Juni ini.
Investor mengharapkan data yang dikeluarkan Conference Board, lembaga riset bisnis nirlaba terkemuka, tetap mempertahankan kestabilan tingkat kepercayaan konsumen seperti halnya kenaikan pada April dan Mei. Kepercayaan konsumen sangat penting lantaran pengeluaran mereka merupakan lebih dari dua pertiga aktivitas perekonomian di Negeri Abang Sam.
Conference Board mengatakan, Indeks Kepercayaan Konsumen yang mereka miliki berada di level 49,3, atau turun dari 54,8 pada Mei lalu. Survei para ekonom yang tergabung dalam Thomson Reuters sebelumnya memproyeksikan indeks kepercayaan itu tak akan berubah di posisi 55.
Setelah berbulan-bulan data ekonomi menunjukkan bahwa resesi mulai memburuk. Investor lapar akan isyarat bahwa ekonomi tumbuh secara nyata. Investor mulai letih dan gugup lantaran perekonomian tidak bersinar seperti yang diharapkan.
"Kita sedang melihat banyak orang yang mulai khawatir terhadap pasar," kata Steven Goldman, kepala strategis pasar di Weeden & Co. di Greenwich, Connecticut. "Ada sedikit kehilangan kepemimpinan di antara kelompok tertentu."
Indeks Standard & Poor's 500, menjadi bintang pada kuartal tahun ini yang naik 16,2 persen selama April-Juni hingga penutupan Senin (29/6) waktu setempat. Prestasi tersebut menjadi kinerja terbaik sejak lonjakan hampir 21 persen pada kuartal keempat 1998.
Pada perdagangan Selasa (30/6) pagi waktu lokal, indeks industri Dow Jones anjlok 97,49 titik atau 1,1 persen ke level 8.431,89 setelah sebelumnya naik 31 poin. Indeks S&P 500 jatuh 10,67 titik atau 1,2 persen ke posisi 916,56, sementara indeks komposit Nasdaq jatuh 11,96 poin, atau 0,7 persen di posisi 1.832,10.
AP | BOBBY CHANDRA