Topik
Tarif Baru Tol Tangerang-Merak Dinilai Memberatkan
TEMPO Interaktif, Tangerang - Pengguna jalan tol Tangerang-Merak menyatakan keberatan dan menilai kenaikan tarif yang hingga 50 persen sangat tinggi. Adang Rachmat, 55 tahun, pekerja swasta, menghitung dengan tarif baru September nanti, dirinya harus merogoh kocek 57 ribu dari 36.000 untuk bolak-balik Tangerang-Merak sekarang ini.
”Tarifnya ngalahin tarif tol di Jakarta,” kata warga Cikupa Kabupaten Tangerang yang biasa mengemudikan Kijang kepada Tempo, Rabu (1/7).
Selain itu, Adang melanjutkan, sebagai pengguna jalan tol ia sangat terganggu dengan proses perbaikan jalan tol Tangerang-Merak yang tak kunjung selesai. ”Pagi macet, siang dan sore macet, tepatnya di ruas tol Cikupa-Balaraja,” katanya.
Asep Kurniawan, 35 tahun, warga Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang setiap hari harus ke Cilegon, Banten, menyampaikan keluhan serupa. Ia berpendapat, semestinya operator jalan tol menunjukkan kualitas layanannya dan menaikan tarif secara bertahap. ”Buktinya dulu, baru naikkan tarif,” ucapnya.
Menurut dia, tingkat kenyamanan dan keamanan jalan tol Tangerang-Merak saat ini jauh dari kata ideal. Sebab banyak ruas tol yang rusak dan kalau di beberapa titik masih gelap karena belum ada penerangan.
JONIANSYAH