Topik
Bentrok Antargeng Motor Kembali Terjadi di Subang
TEMPO Interaktif, Subang - Bentrok antargeng motor kembali terjadi di kota Subang, Jawa Barat. Polisi mengamankan tujuh anggota geng motor Brigez dan Moonraker serta empat sepeda motor.
Aksi dipicu saat anak-anak Moonraker sedang kongkow-kongkow di Gang Gurame, Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (1/7) pukul.22.00 WIB.
Ihsan, salah seorang anggota dari satu kubu geng, mengatakan ketika dia dan kawannya sedang nongkrong, tiba-tiba empat anggota geng lain menyerang mereka. Ihsan alias Bodeng, 21 tahun, adalah warga Gang Bungbulang, Kelurahan Soklat.
Akibat serangan tersebut, teman Ihsan bernama Candra terkena bogem mentah dan mengalami luka lebam pada bagian mukanya.
Ajun Komisaris Besar Sugiyono, Kepala Polres Subang, mengatakan, para anggota yang ditangkap masing-masing empat orang dari Brigez dan tiga lainnya dari Moonrakers. "Mereka kami tangkap karena sudah mengganggu ketertiban umum," kata Sugiyono.
Ketujuh anggota dua geng yang ditangkap tersebut masing-masing, Agung, Rida, Dede dan Danu dari satu geng. Sedangkan dari geng lain ditahan dan Ihsan, Ade, dan Candra. Meski sudah menangkap tujuh pelaku bentrokan, polisi belum menetapkan tersangkanya. "Belum ada," kata Sugiyono.
Sedangkan empat sepeda motor yang diamankan polisi yakni RX King T 4240 DC, Bbek Mio T 2824 UT, sedangkan dua motor bebek lainnya tanpa nopol. "Keempat motor tersebut tidak dilengkapi surat surat," ungkap Sugiono. Polisi juga menyita satu botol bekas minuman keras yang dijadikan alat pukul saat terjadinya perkelahian.
Beberapa waktu lalu, bentrok geng motor juga terjadi di Subang, antara Brigez Bandung dan X-C-T Subang, di lokasi wisata Ciater Riung Rangga, Palasari Ciater. Dalam bentrok itu, Faisal Ramdani warga Gang Tengah, Kelurahan Cigadung tewas akibat dihantam benda tajam dan bendatumpul. Dua lainnya mengalami luka serius dan ringan. Kasus tersebut, kini, masih ditangani pihak kepolian Subang.
NANANG SUTISNA
Web via