Topik
Maradona Minta Stadion Kualifikasi Piala Dunia 2010 Dipindah
TEMPO Interaktif, Buenos Aires:Pelatih tim nasional Argentina Diego Maradona uring-uringan. Ia meminta laga kualifikasi Piala Dunia 2010 pada 5 September yang mempertemukan tim Tango dengan Brasil digelar di Stadion Rosario Central bukannya di River Plate, tempat yang dijadwalkan.
Maradona bukan tanpa sebab meminta dipindahnya stadion. Ia ingin ketika tampil di Rosario anak asuhnya mendapat dukungan suporter Argentina. Si Cebol mengklaim, para pemainnya memintanya untuk mengubah tempat bertanding ke Stadion Rosario Central, untuk mendapatkan dukungan dari para suporter.
“Pada laga yang lalu di Ekuador, suporter Argentina bertariak dan di sini (Buenos Aires) tidak terjadi apa-apa,” ketus Maradona yang mengeluhkan kurangnya atmosfir dukungan suorter di River Plate, Jumat (3/7).
“Kami memerlukan dukungan dari suporter. Itulah yang selalu pemain katakan kepada saya bahwa kami ingin main di Rosario.”
Alasan lain Maradona enggan 'menampilkan' timnya di River Plate adalah adanya trek lari, di sebelah lapangan. Itu membuat jarak yang agak jauh bagi penonton untuk melihat tim yang bermain.
Maradona juga sempat mengeluhkan tidak siapnya lapangan di Stadion River Plate. Ia mengecam acara konser yang digelar sehari sebelum timnya menang 1-0 dari Kolumbia pada lanjutan laga kualifikasi PD 2010 pada 6 Juni lalu.
Argentina masih bertengger di posisi empat posisi klasemen kualifikasi PD 2010 zona Conmebol, lima poin di bawah pemimpin klasemen, Brasil. Empat tim teratas di klasemen otomatis lolos ke abak final di Afrika Selatan Juni mendatang.
REUTERS | BAGUS WIJANARKO