Seribuan Bolpoin untuk Mencontreng di Cilegon Tak Berfungsi

TEMPO Interaktif, Cilegon - Komisi Pemilihan Umum Kota Cilegon, Banten, mengeluhkan tidak berfungsinya ribuan alat tulis atau bolpoin yang yang digunakan untuk mencontreng pada Pemilihan Presiden 8 Juli mendatang di tempat pemungutan suara (TPS). Dari total 1.500 bolpoin, Komisi menemukan sebanyak 1.200 tak berfungsi. 

Menurut Ketua Kelompok Kerja Logistik Komisi Pemilihan Umum Cilegon Fathullah, 1.500 alat tulis itu mereka terima dari Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten. Alat untuk menentukan hak pilih warga itu diketahui tak berfungsi setelah dicek. “Masalahnya, tinta bolpoin tidak keluar saat dituliskan pada kertas,” ujar Fathullah, Jumat (3/7). 

Komisi Pemilihan Cilegon, kata Fathullah, telah memberitahukan temuan tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten sebagai pihak penyedia logistik tersebut, “Kami sudah minta pengganti. Sebab khawatir akan berdampak pada jadwal pendistribusian logistik ke tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar dia. 

Secara umum, Fathullah mengatakan Komisi Pemilihan Umum Kota Cilegon telah siap menggelar Pemilihan Presiden yang tinggal lima hari lagi. Namun selain alat tulis yang bermasalah, Komisi Pemilihan Umum Cilegon juga belum menerima beberapa logistik penting seperti formulir C-4 untuk pemilih, formulir jenis C untuk mengisi berita acara di Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara, serta formulir jenis D untuk berita acara di tingkat Panitia Pemilihan Umum Kecamatan.

Sementara itu, logistik yang telah diterima Komisi Pemilihan Umum Cilegon, ujar Fathullah, adalah formulir C-1 dan C-2, formulir D-A, D-B, serta segel untuk kotak dan surat suara. “Kami siap, semoga logistik yang belum ada akan segera terpenuhi,” kata dia.

MABSUTI IBNU MARHAS