Topik


Pipa Air Jatiluhur - Jakarta Akan Rampung 2011

TEMPO Interaktif, Jakarta -Proyek pemasangan pipa air minum waduk Jatiluhur Jawa Barat untuk kebutuhan Jakarta ditargetkan selesai pertengahan 2011. Perhatian pemerintah pusat serta payung hukum kawasan megapolitan dinilai bisa mempercepat realisasi proyek senilai Rp.1,5 triliun ini.

Kepala Badan Regulator Air Minum Jakarta, Irzal Djamal, mengatakan target penyelesaian tahun 2011 bisa tercapai asal pemerintah Jakarta mampu menyelesaikan studi kelayakan tahun ini. "Saya optimistis bisa, mengingat timnya sudah bekerja dan rencana tender sudah dibuat," ujarnya kepada TEMPO hari ini.

Setelah studi kelayakan rampung, pemerintah akan menyelenggarakan tender instalasi. Tender ditargetkan beres pada 2010, sehingga proyek instalasi bisa diselesaikan dalam waktu 1,5 tahun atau pertengahan tahun 2011.

Irzal mengungkapkan, proyek yang akan dilaksanakan yakni memasang pipa sepanjang 68 kilometer dari Jatiluhur Purwakarta hingga instalasi pengolahan air minum Kali Malang Jakarta Timur. Pemasangan akan dibuat secara paralel untuk pipa berdiameter 1,5 meter.

Targetnya, air yang akan dipasok sekitar 2 miliar meter kubik per tahun. Pasokan itu diambil dari aliran waduk Jatiluhur serta sisa penggunaan pembangkit listrik milik Perusahaan Listrik Negara.

Selain pasokan berlimpah, kualitas air pun akan lebih baik dibanding yang didapat Jakarta saat ini. Selama ini, pasokan air dari Tangerang berasal dari air kotor dan diolah di saluran terbuka.

Irzal mengatakan pihaknya dan pemerintah Jakarta telah berkoordinasi dengan Departemen Pekerjaan Umum, PLN serta otorita waduk Jatiluhur. Koordinasi juga akan dilakukan dengan pemerintah Jawa Barat, mengingat jalur pipa akan melintasi wilayah provinsi itu.

Irzal yakin dengan adanya peraturan presiden mengenai kerjasama kawasan megapolitan, koordinasi dengan Jawa Barat akan cepat selesai. "Sebenarnya sudah tak ada kesulitan, tinggal digarap saja."