foto

Superman Is Dead. Net



Konser di Amerika, CD Superman Is Dead Laris Terjual  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Penampilan band pop punk Indonesia, Superman Is Dead, di Vans Warped Tour di Amerika Serikat terbilang sukses. Paket CD band asal Bali tersebut pun laris terjual.

"Kita nggak bawa terlalu banyak kan mas. Tapi yang jelas lebih dari 50 paket CD dan T-Shirt," ujar Manajer Superman Is Dead, Lia Pasaribu, melalui pesan pendek, Sabtu (4/7) malam. "Itu angka penjualan yang lebih dari ekspektasi kami. Secara di sini nggak ada orang yang tahu Bali sama sekali."

Superman Is Dead digawangi Jerinx, 32 tahun (drum), Eka Rock, 34 tahun (bas), dan Bobby Kool, 32 tahun (vokal/gitar). Mereka saat ini sedang berada di Amerika Serikat dalam Vans Warped Tour 2009. Superman Is Dead tampil mulai 26 Juni sampai 9 Juli 2009.

Superman Is Dead menjadi band Asia kedua yang mampu menembus salah satu festival musik terbesar di Amerika itu. Warped Tour merupakan festival musik dan olahraga ekstrem di Amerika Serikat. Festival yang telah berlangsung sejak 1995 sempat menjadi wadah bagi band-band punk Amerika Serikat yang kini berkibar seperti Green Day, NOFX, dan Bad Religion.

Meski menjadi satu-satunya band Asia di Warped Tour 2009, Superman Is Dead mendapat respons positif dari para penonton. Hal tersebut terlihat dari penjualan CD dan t-shirt Superman Is Dead yang di luar perkiraan manajemen. Bahkan, media lokal pun mewawancarai Superman Is Dead. Padahal, kata Lia, "Semua orang yang tanya kami dari mana? Dan kami jawab, 'We're from Bali, Indonesia.' Mereka pasti bilang, 'Where's Bali?"

Superman Is Dead ditambah kru yang berangkat ke Amerika Serikat berjumlah enam orang. Akan tetapi, Superman Is Dead sempat mengalami hambatan ketika akan berangkat ke Amerika pada 24 Juni. Pasalnya, Eka sempat mengalami masalah dalam mendapatkan visa. Eka akhirnya baru berangkat pada 25 Juni.

Untuk menggantikan posisi Eka yang baru tiba di Amerika Serikat 26 Juni, kru Superman Is Dead Eko menjadi pencabik bass saat konser di California. Superman Is Dead menjadi pembuka di situ. Ikut bermain hari itu adalah band hardcore The Ataris, Anti Flag, dan lain-lain.  

Setelah tampil secara estafet selama tujuh hari, Superman Is Dead mendapat satu hari istirahat. Menurut Lia, saat ini mereka tengah bersiap-siap berbelanja di Houston, Texas. "Karena menurut informasi, setiap tanggal 4 Juli di hari kemerdekaan Amerika, toko-toko menggelar diskon," lanjut Lia.

KODRAT SETIAWAN