Kerugian Akibat Kebakaran di Universitas Hasanuddin Capai Rp 10 Miliar

TEMPO Interaktif, Makassar - Kerugian akibat kebakaran yang menghabiskan gedung lantai lima dan enam fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, di kawasan Tamalanrea Makassar, Minggu (5/7) sekitar pukul 05.30 WITA, diduga karena hubungan arus pendek, ditaksir sekitar Rp 10 miliar untuk nilai peralatan laboratorium yang hangus terbakar.

”Kita masih sementara menghitung total nilai kerugian akibat kebakaran ini, sementara ditaksir Rp 10 miliar untuk alat-alat laboratorium yang rusak karena terbakar,” kata Rektor Unhas, Prof Idrus Paturusi yang ditemui di lokasi kebakaran.

Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Prof Elly Wahyudi DEA, mengatakan lantai lima dan enam fakultasnya yang terdiri dari laboratorium fitokimia, farmakognosi, dan mikrobiologi semuanya hangus terbakar. Padahal laboratorium ini selain berisi peralatan di antaranya peralatan kimia farmasi, alat fitokimia, microskop, alat-alat berat berupa pengering tanaman serta untuk ekstra tanaman, juga berisi penelitian tentang tanaman obat dan proyek semuanya tidak bisa dipakai lagi karena terbakar.

Menurut Idrus kebakaran yang diduga karena hubungan arus pendek ini menyebabkan juga kerusakan fisik berupa gedung ruangan farmasi dilantai lima dan enam. Rektor juga bersyukur karena musibah ini tidak menyebabkan adanya korban jiwa karena kebetulan musim libur, tetapi pihaknya mengusahakan saat tahun ajaran baru 2009/2010 maka diusahakan selesai.

Saksi mata, Bahrul (23) mahasiswa Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin angkatan 2004, bersama lima temannya yang begadang di laboratorium elektro lantai tiga sementara menyelesaikan penelitian tugas akhirnya, mengatakan tiga temannya yakni Dermawan, Mahfud dan Amin yang hendak berwudu di gedung MPM Unhas, yang pertama melihat asap di gedung lantai lima Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin.

"Saat itu kami melihat asap, tetapi belum terlalu besar, yang dibarengi adanya bau-bau hangus, kami berusaha naik mengecek tapi akses tertutup, jadi kami berinisiatif ke rektorat melapor ke satpam, lalu kami semua bersama-sama ke atas ternyata semua ruangan dilantai lima sudah dipenuhi asap dan terbakar," jelas Bahrul.

Komandan regu 1 satpam Unhas, Mansyur mengatakan pihaknya mendapat laporan dari mahasiswa teknik soal adanya asap digedung Farmasi sekitar pukul 05.20 Wita, sembari mengecek petugas satpam yang lain juga menelpon pemadam. Dimana api baru berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam yang dipimpin Kepada Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Makassar, Aminullah Teng sekitar pukul 09.00 Wita.

 

IRMAWATI